Minggu, 07 Oktober 2012


Tutorial ini untuk perdalam pengetahuan array PHP, yang mana sangat sering sekali digunakan dalam membuat aplikasi yang kompleks, terlebih jika kamu menggunakan PHP framework seperti Codeigniter. Sudah sekitar sebulan saya tidak menambah postingan baru karena sibuk pekerjaan yang menyenangkan, PHP Programming! :D
Apa yang saya bahas di artikel ini? Saya akan coba membahas lebih dalam tentang pengetahuan array di pemrograman PHP. Sebelumnya, apa itu array di pemrograman php? Array adalah urutan data, atau lebih tepat kita sebut runtutan data.

Komponen Array PHP

Komponen apa saja yang menentukan suatu data bersfiat array di dalam pemrograman php? Seperti yang telah saya jelaskan di artikel sebelumnya tentang Array dan Looping di PHP, data agar menjadi array mempunyai 3 komponen, yaitu: variable, key dan value. Dan untuk mengelola data bersifat array di php harus menggunakan function foreach.
Array php sangatlah penting saat kamu menggunakan framework codeigniter. Bagaimana tidak, di dalam php framework codeigniter hampir semua data, baik melakukan interaksi ke database, maupun memproses data dengan atau tanpa library/helper di controller – model – bahkan di bagian view datanya bersifat array.

Contoh Bentuk Array PHP

Ada beberapa bentuk array di dalam pemrograman PHP, berikut contoh bentuk normal php array :
<?php
$data = array('data1','data2','data3');
?>
Data array php di atas mempunyai bentuk yang sama seperti:
<?php
$data[0] = 'data1';
$data[1] = 'data2';
$data[2] = 'data3';
?>
Jika key data array php bukan suatu angka, berikut bentuk dalam array php:
<?php
$data['key1'] = 'data1';
$data['key2'] = 'data2';
$data['key3'] = 'data3';
?>

Menggunakan Foreach Untuk Mengolah Data Array PHP

Ada 2 bentuk penggunaan foreach untuk mengolah data array di PHP. Berikut contoh penggunaan foreach untuk mengambil value di dalam data array php:
<?php
$data = array('data1','data2','data3');

foreach($data as $value)
{
echo 'Nilai di dalam array = <b>'.$value.'</b>.<br>';
}

// Hasilnya:
// Nilai di dalam array = data1.
// Nilai di dalam array = data2.
// Nilai di dalam array = data3.
?>
Sedangkan berikut adalah contoh penggunaan foreach untuk mengambil key dan value di dalam data array php:
<?php
$data = array('data1','data2','data3');

foreach($data as $key => $value)
{
echo 'Key <b>'.$key.'</b> mempunyai nilai = <b>'.$value.'</b>.<br>';
}

// Hasilnya:
// Key 0 mempunyai nilai = data1.
// Key 1 mempunyai nilai = data2.
// Key 2 mempunyai nilai = data3.
?>
Setelah melihat contoh di atas, cukup mudah bukan untuk mengelola data yang berisifat array di php? Ya, tidak salah kamu sampai di website personal saya ini untuk memperdalam pengetahuan kamu tentang pemrograman PHP. Semoga artikel tutorial ini bermanfaat untuk kalian, mendalami pengetahuan tentang data array php.







Keyword pencarian artikel ini:

ternary operator phpvariable ternary codeigniterarti ternar di youtubeternary phpcara membuat chained drop down codeignitercara menggunakan operator tenarykondisi ? penggati ifpengganti phppengganti if di phppengganti ? di phpapa itu ternary operatorpenggunaan if else php untuk operator lebih besarpenggunaan operator ternary di phpphp ternary operatortentang operator ternaryternary operator adalah phpternary operator dalam bahasa cternary operator logika pada bahasa cpengertian if else pada phpoperator yang ada di phpoperator ternary kondisional dalam php?apa kelebihan if-else if dengan if-elsebentuk lain if else phpcara menggunakan ternary operator di codeignitercontoh komentar guru saat nilai siswa jelekcontoh php jika sudah jam5 inputcontoh ternarycontoh ternary operator di phpgunakan operator ternaryif else waktu php.


BACKLINK

PSD Design Zurb Foundation 3


Postingan kali ini saya akan membagikan file psd design untuk Zurb Foundation. Pernah dengan Foundation? Ya, ini adalah salah satu jenis CSS Frameworks yang memudahkan bagi para web designer dalam bekerja dan dikembangkan oleh ZURB. Versi terakhir Zurb Foundation adalah versi 3, dengan official situs di alamat:http://foundation.zurb.com/.
Saya masih belajar juga sih untuk Foundation ini. Sebelum mengenal Foundation, saya tahu CSS Framework 960 Grid dan Twitter Bootstrap. Suatu saat ada relasi bisnis (orang yang sering berikan project design web) memberikan kualifikasi baru, yaitu melakukan design menggunakan Zurb Foundation 3. Mulai saat itulah saya mengenal dan mempelajari Zurb Foundation 3. Kalo kamu sudah pernah belajar tentang design grid dan responsive design, sangatlah mudah menggunakan Zurb Foundation karena memang tidak terlalu jauh bedanya.

Zurb Foundation Sebagai CSS Framework

Apa kelebihan Zurb Foundation 3 dibanding CSS Frameworks lainnya? Coba lihat artikel perbandingan antara: Zurb Foundation dan Twitter Bootstrap di sini. Saya setuju dengan artikel tadi yang mana CSS Frameworks mengikuti designer dan kualifikasi kerjanya. Semua CSS Frameworks hampir sama, baik dari fungsionalitas maupun konsepnya. Mungkin yang membedakan satu CSS Framework satu dengan yang lain hanyalah style dan fiturnya saja. Namun, di postingan ini saya akan sedikit membahas tentang Zurb Foundation 3 sebagai CSS Framework.
Fitur yang ditanamkan oleh Zurb Foundation 3 sangat banyak, antara lain:
1. Berbasis Grid. Dengan menggunakan layout design berbasis grid, maka akan mendapatkan design yang fleksible dan efisien.
2. Metode Rapid Prototyping. Dengan menggunakan Zurb Foundation, kita mampu melakukan design mockup dan mengaplikasikannya dalam bentuk HTML dengan cepat. Hal itu dikarenakan banyaknya fitur yang diberikan oleh Zurb Foundation, seperti: button, tab, form element, modal dialog, bahkan hingga slider yang bernama Orbit.
3. Build For Future. Selain berbasis grid, Zurb Foundation berbasis responsive design.Responsive web design (RWD) adalah design yang mempunyai tujuan untuk menyediakan tampilan sempurna tanpa melakukan penggeseran/scrolling ke perangkat pc/laptop bahkan hingga device mobile sekalipun. Responsive design lebih mengoptimalkan ke CSS 3 media queries untuk automatic resize tampilan dan juga gambar. Jadi, mungkin saja kamu melakukan sekali design untuk web perangkat desktop sekaligus untuk perangkat mobile. Hebat bukan? :)

PSD File Zurb Foundation 3

Ingin tahu lebih lengkap tentang fitur Zurb Foundation 3? Silahkan kunjungi situs:http://foundation.zurb.com/. Kembali ke point utama artikel ini, saya ingin membagikan file PSD yang memang saya buat khusus untuk design berbasis grid Zurb Foundation 3. Berikut tampilan file PSD design tersebut:
Silahkan download dengan klik tombol download berikut:

File PSD ini sebenarnya bukan sepenuhnya buatan saya, tetapi adalah penyempurnaan 24 grid template dari 960 grid dengan alamat situs http://www.960.gs/. PSD file yang saya buat ini tentunya berukuran 960 pixel x 768 pixel, hanya saja 24 grid sudah saya sesuaikan. Oke, sepertinya sampai di sini artikel untuk file psd design untuk Zurb Foundation 3.


Keyword pencarian artikel ini:

zurb foundationfoundation zurbDesain web dengan Zurb Foundation 3zurb css frameworkperbedaan zurb dengan bootstrapmembuat psd dengan pcs 3foundation zurb psdfoundation psd cssfoundation 3 zurb psdzurb foundation 3 psd.

BACKLINK 

Chained Dropdown Jquery di CodeIgniter 2.1.2


Kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial codeigniter tentang dropdown berantai dengan jquery di codeigniter 2.1.2. Biasanya hal ini juga disebut chained dropdown jquery. Arti kata chainedyaitu berantai, dalam artian adabeberapa dropdown yang saling berhubungan. Kasus yang sering kita temui adalah saat melakukan registrasi ada pilihan dropdown provinsi dandropdown kota, yang mana daftar dropdown kota mengikuti dropdown provinsi yang dipilih. Itulah yang akan saya bahas kali ini, yaitu penggunaandropdown berantai antara dropdown provinsi dan dropdown kota atau kabupaten di kasus form registrasi user menggunakan jquery dan codeigniter 2.1.2.





Persiapan Database Chained Dropdown

Pertama-tama download framework codeigniter versi terbaru (v 2.1.2) dengan klik link ini: Download Codeigniter 2.1.2. Extract framework codeigniter 2.1.2 di dalam folder htdocs > dropdown. Agar praktek berjalan dengan sempurna, jangan lupa untuk memakai versi web server dengan PHP 5.3, seperti xampp versi 1.7.7! Sekarang kita akan membuat database dropdown_berantai dengan tabel usertabel provinsi untuk data dropdown provinsi dan tabel kota untuk data dropdown kota. Berhubung record databasenya banyak karena data provinsi dan data kotanya asli, kamu bisa download file sqlnya dengan klik tombol berikut:
Setelah kamu download file sql di atas, buat database baru dengan namadropdown_berantai. Kemudian import melalui phpmyadmin ke dalam database dropdown_berantai tadi. Maka tampilan ERD (Entitiy Relationship Diagram) database dropdown_berantai seperti gambar di bawah ini:



Contoh 

Konfigurasi Awal Framework Codeigniter

Setting autoloader.php pada folder htdocs > dropdown > application > configuntuk melakukan pemanggilan otomatis library atau helper yang mana sudah ada di dalam framework codeigniter 2.1.2. Kita akan memanggil library databaselibrary table sertahelper url dan helper form dengan mengubah file autoloader.php menjadi kode di bawah ini:
$autoload['libraries'] = array('database', 'table'); // melakukan load library database dan tabel html
...
$autoload['helper'] = array('url', 'form'); // emanggil helper url dan form
Kemudian setting config.php yang masih di satu folder dengan autoloader.php menjadi kode di bawah ini:
$config['base_url']    = 'http://localhost/dropdown/'; // ini adalah contoh url dasar menuju codeigniter
...
$config['index_page'] = ''; // kosongkan index_page
Buka file database.php, masih di satu folder dengan file autoloader.php dan config.php dan ubah seperti kode di bawah ini:
$db['default']['username'] = 'root'; // user databasemu
$db['default']['password'] = 'password'; // password databasemu
$db['default']['database'] = 'dropdown_berantai'; // nama database chained dropdown
Buka juga file routes.php, masih di folder htdocs > dropdown >application > config dan ubah seperti kode di bawah ini:
$route['default_controller'] = "dropdown"; // halaman indeks
$route['grab_kota'] = "dropdown/grab_kota"; // jquery dropdown kota
$route['tambahuser'] = "dropdown/tambah"; // halaman tambah user
$route['edituser/(:num)'] = "dropdown/edit/$1"; // halaman edit user
$route['404_override'] = '';
Kembali ke folder utama framework codeigniter atau folder htdocs > dropdown. Karena situs yang saya buat di localhost berada di alamat: “http://localhost/dropdown/“, maka kembali ke folder htdocs > dropdown. Buat file .htaccess (karena tidak dapat melakukan rename langsung ke ekstensi file atau merename file menjadi “.htaccess” di windows maka lebih baik buat menggunakan code editor seperti notepad++) dan isi dengan kode berikut:
RewriteEngine on
RewriteCond $1 !^(index\.php|images|robots\.txt)
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L,QSA]
Oke, sampai di sini setting konfigurasi awal framework codeigniter 2.1.2 sebelum masuk ke pemrograman mvc-nya. :)

Code Controller Untuk Chained Dropdown

Buka folder htdocs > dropdown > application > controllers, ada controller welcome.php. Controller welcome.php lebih baik dihapus agar tidak bingung dalam belajar. Kemudian masih di dalam folder controllers, buat file php baru dengan namadropdown.php. Edit file controller dropdown.php dengan kode berikut:

Code Model Untuk Chained Dropdown

Setelah membuat controller, sekarang kita akan membuat file model yang mana sebagai interaksi dengan database. Masuk ke folder htdocs > dropdown > application > models, buat file dropdown_model.php dan edit dengan code berikut:

Code View Untuk Chained Dropdown

Masuk ke folder htdocs > dropdown > application > views, buat fileview_index.php dan edit dengan code berikut:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>List Dropdown</title>
</head>
<body>
<h2 align="center">Data User, Provinsi dan Kota</h2>
<br/>
<?=$this->table->generate();?>
<br/><br/>
<div align="center"><a href="<?=base_url()?>tambahuser"><b>>> Klik untuk menambah data <<</b></a></div>
<br/><br/>
<hr/>
<div align="center">Page rendered in <b>{elapsed_time}</b> seconds</div>
</body>
</html>
Kamu lihat bagian “$this->table->generate();“, itu adalah implementasi helper tabel html yang mana sudah tersedia di dalam framework codeigniter 2.1.2. Buat file baru lagi dengan nama view_add.php sebagai template formulir untuk menambahkan user. Edit file view_add.php dengan kode berikut:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>List Dropdown Add</title>

<script src="<?=base_url();?>public/jquery-1.7.2.min.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function() {
$("#provinsi").change(function(){
var provinsi = {provinsi:$("#provinsi").val()};
$.ajax({
type: "POST",
url : "<?php echo base_url(); ?>grab_kota",
data: provinsi,
success: function(callback){
$('#kota').html(callback);
}
});
});
});
</script>
</head>
<body>
<h2 align="center">Add Data User</h2>
<br/>
<?=form_open()?>

<label for="nama" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Nama User:</label>
<?php
$data_nama = array('placeholder' => 'Masukkan Nama', 'name' => 'nama', 'id' => 'nama');
echo form_input($data_nama);
?>
<br/><br/>
<label for="provinsi" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Pilih Provinsi:</label>
<?php
echo form_dropdown('provinsi', $list_provinsi, '', 'id = "provinsi"');
?>
<br/><br/>
<label for="kota" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Pilih Kabupaten/Kota:</label>
<?php
echo form_dropdown('kota', $list_kota, '', 'id = "kota"');
?>
<br/><br/>
<div style="margin-left: 50%">
<?php
$reset = array('name' => 'Reset', 'value' => 'Reset', 'class' => 'button');
$submit = array('name' => 'Submit', 'value' => 'Tambah', 'class' => 'button');
?>
<?=form_reset($reset);?> <?=form_submit($submit);?>
</div>

<?=form_close()?>
<br/><br/><hr/>
<div align="center">Page rendered in <b>{elapsed_time}</b> seconds</div>
</body>
</html>
Sekali lagi, buat file baru dengan nama view_edit.php sebagai template formulir untuk edit user. Edit file view_edit.php dengan kode berikut:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="utf-8">
<title>List Dropdown Edit</title>

<script src="<?=base_url();?>public/jquery-1.7.2.min.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function() {
$("#provinsi").change(function(){
var provinsi = {provinsi:$("#provinsi").val()};
$.ajax({
type: "POST",
url : "<?php echo base_url(); ?>grab_kota",
data: provinsi,
success: function(callback){
$('#kota').html(callback);
}
});
});
});
</script>
</head>
<body>
<h2 align="center">Edit Data User</h2>
<br/>
<?=form_open()?>
<?=form_hidden('id_user', $id);?>

<label for="nama" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Nama User:</label>
<?php
$data_nama = array('placeholder' => 'Masukkan Nama', 'value' => $nama, 'name' => 'nama', 'id' => 'nama');
echo form_input($data_nama);
?>
<br/><br/>
<label for="provinsi" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Pilih Provinsi:</label>
<?php
echo form_dropdown('provinsi', $list_provinsi, $provinsi, 'id = "provinsi"');
?>
<br/><br/>
<label for="kota" style="margin-left: 30%; float: left; width: 200px;">Pilih Kabupaten/Kota:</label>
<?php
echo form_dropdown('kota', $list_kota, $kota, 'id = "kota"');
?>
<br/><br/>
<div style="margin-left: 50%">
<?php
$reset = array('name' => 'Reset', 'value' => 'Reset', 'class' => 'button');
$submit = array('name' => 'Submit', 'value' => 'Edit', 'class' => 'button');
?>
<?=form_reset($reset);?> <?=form_submit($submit);?>
</div>

<?=form_close()?>
<br/><br/><hr/>
<div align="center">Page rendered in <b>{elapsed_time}</b> seconds</div>
</body>
</html>

Praktek dan Mengoperasikan Hasil Tutorial

Setelah melakukan coding di atas, kamu bisa mencoba situs tutorial ini dengan mengakses: “http://localhost/dropdown/” di browser kamu. Maka muncul daftar user yang mana tampilannya seperti di bawah ini:
Gambar list data di atas menjelaskan data user, sebagai contoh record nomor 1, yakni user dengan nama Roes Wibowo berasal dari provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan alamat di kota Yogyakarta, dan seterusnya. :)
Klik link di bagian bawah tabel untuk mencoba menambah data. Kamu akan melihat daftar dropdown kota muncul sesuai dropdown provinsi yang kamu pilih. Tampilan form tambah user seperti gambar di bawah ini:
Untuk mencoba mengedit, klik link “Edit Data“. Kamu akan melihat data dropdown provinsi maupun dropdown kota seperti data yang ada di record database namun kamu masih bisa mengubah data ke provinsi dan kota lainnya. Tampilan yang muncul seperti gambar di bawah ini:
Ingat ya: “Apa yang kita peroleh saat ini bukanlah dari apa yang kita lewati, tetapi apa usaha kita di masa lalu“. Tetap latihan – latihan dan latihan! Membuat tutorial seperti ini juga tidak mudah, maka dari itu kalo kamu copy-paste (copas) tutorial yang ada di blog ini, hargai karya/tulisan saya dengan kasih link balik ke blog ini (http://Roes-Wibowo.com) ini sebagai referensi. Jangan lupa like, tweet dan share ya. Tinggalkan komentar kalo kamu ada kesulitan dari tutorial di atas. Oke, sekian tutorial codeigniter dalam kasus chained dropdown atau dropdown berantai jquery di codeigniter 2.1.2.


tutorial codeigniter 2 1 2input form dropdown dengan value database pada codeigniter,codeigniter tutorial new 2012standar pemangilan tabel di codeignitertutorial ci 2 1 2,membuat search dengan codeigniter 2 1contoh drop down codeigniter 2dropdown php,form dropdown codeigniter yang ada foreign key nyacontoh erd human resource system databaseMenampilkan database ke Combobox (PHP JQUERY)codeigniter chained drop downdownload chain select ajax codeignitercontoh tombol reset pada codeigniter,membuat print di ciMenampilkan data dari database ke Combobox (PHP JQUERY),codeigniter jquery sql formmembuat tombol reset pada codeigniterquery sql untuk menampilkan data dari database pada cidownload codeigniterform input codeigniter yang ada foreign key nyacara menggunakan CI 2 1 2cara membuat login dengan codeigniter 2 1 2template web code ignitercara menggunakan form dropdown codeigniterChained DropDown dengan Jquery dan Codeigniterjquery and codeigniter 2 1 tutorialmembuat form dan tabel codeigniter jqueryjquery form dropdown from database,maksud dari $autoload[helper] = array(url file);